Jumat, 02 Juli 2010

KEAJAIBAN PERKALIAN SEMBILAN


Keajaiban perkalian sembilan ini hanya dengan mengurutkan bilangan asli dari 1 sampai 8 dan begitu sebaliknya. Luar biasa,tanpa harus berfikir lama-lama kita dapat mengetahui hasilnya.

Download klik di sini

Kamis, 01 Juli 2010

SERBA SERBI KEHIDUPAN


Serba Serbi Kehidupan

Bahagia Sejati

Imam Ahmad bin Hanbal ?Rahimahullah pernah ditanya:

?Kapan seorang hamba merasakan kebahagiaan sejati??

Beliau ?Rahimahullah menjawab:

?Ketika ia menginjakkan kakinya pertama kali di surga?.

Hikmah:

Dunia bukanlah tempat peristirahatan yang sebenarnya.
Dunia adalah tempat ujian.
Kebahagiaan akhirat adalah bagi orang-orang yang lulus ujian dunia.


Tidak Ada Waktu Untuk Gelisah

Berbahagialah Orang Yang Tidak Mempunyai Waktu Untuk Gelisah Di Siang Hari
Dan
Terlalu Ngantuk Untuk Gelisah Di Malam Hari


Buat Apa Susah?Susah Itu Tak Ada Gunanya?

Ibrahim bin Adham -Rahimahullah lewat dihadapan seseorang yang tampak di wajahnya kesedihan dan kegelisahan.

Berkata Ibrahim bin Adham ?Rahimahullah: ?Aku akan bertanya kepadamu dengan tiga pertanyaan, mohon kamu menjawabnya.?

Orang itu menjawab: ?Ya.?

Berkata Ibrahim bin Adham ?Rahimahullah: ?Apakah ada di alam ini sesuatu yang terjadi tanpa dikehendaki Allah??

Orang itu menjawab: ?Tidak ada.?

Berkata Ibrahim bin Adham ?Rahimahullah: ?Apakah bisa berkurang sedikit saja dari rezki yang telah ditakdirkan Allah untukmu??

Orang itu menjawab: ?Tidak bisa.?

Berkata Ibrahim bin Adham ?Rahimahullah: ?Apakah bisa berkurang sebentar saja dari ajal yang telah ditetapkan Allah untukmu??

Orang itu menjawab: ?Tidak bisa.?

Berkata Ibrahim bin Adham ?Rahimahullah: ?Kalau begitu, mengapa kamu bersedih??

Hikmah:

Hadapilah hidup ini apa adanya.
Laksanakan perintah Allah, tinggalkan laranganNya dan berusahalah.
Hadapi takdir Allah dengan ikhlas dan ridha, bukan dengan bersedih dan gelisah apalagi marah karena takdir Allah pasti terjadi.
Berprasangka baik kepada Allah terutama dalam takdirNya.
Allah selalu memilihkan yang terbaik untuk hambaNya.
Buat apa susah, susah itu tak ada gunanya.


Dampak Buruk Dosa

Sufyan Ats-Tsauri ?Rahimahullah bercerita:
?Aku benar-benar terhalangi dari qiyamullail (shalat malam) selama lima bulan
gara-gara satu dosa yang aku lakukan.?


Hakikat Kehidupan

Hiduplah Sesukamu, Pasti Kamu Mati
Cintailah Siapa Saja, Pasti Kamu Berpisah
Berbuatlah Sesukamu, Pasti Kamu Dibalas

Meraih Kemuliaan
" Keburukan di balas keburukan, adalah dendam.
Kebaikan dibalas kebaikan, adalah perkara biasa.
Kebaikan dibalas keburukan, adalah kedzaliman.
Keburukan dibalas kebaikan, itulah kemuliaan dan terpuji."

Luasnya Kasih Sayang dan Ampunan Allah

?Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.?
(Az-Zumar (Rombongan-Rombongan) Ayat 53)

untuk download klik di sini

Kamis, 17 Juni 2010

100 PELAJARAN HIDUP


1. Buatlah rasa bahagia menjadi sebuah prioritas.
2. Travel; lihatlah tempat-tempat di dunia sebanyak yang anda bisa.
3. Belajarlah bermain musik.
4. Hiduplah sederhana atau tidak melebihi kemampuan keuangan anda.
5. Maafkan diri anda sendiri. Maafkan orang lain. Demi kepentingan anda sendiri.
6. Belajarlah berenang.
7. Jangan menunda keceriaan.
8. Ambillah tanggung jawab terhadap hidup anda.
9. Ingatlah kata-kata Henry Ford : ”Apakah anda berpikir bisa atau anda berpikir anda tidak bisa, anda benar.” – maksudnya bisa dan tidak bisa ada di tangan anda sendiri.
10. Tetapkan target yang S.M.A.R.T (Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Timely) – untuk lebih jelas dan detilnya, saya sarankan anda memiliki buku saya, dengan mengunjungi www.menggapai-impian.com
11. Buatlah target yang kecil untuk jangka pendek dan target yang besar untuk jangka panjang.
12. Bayarlah keperluan anda pribadi pertama-tama, kemudian menabunglah minimal 10% dari penghasilan anda.
13. Ingatlah bahwa selalu ada 2 sisi untuk setiap peristiwa.
14. Sisihkan 5% dari penghasilan anda pada yang kurang beruntung.
15. Jangan melakukan pinjaman/hutang yang buruk (lihat artikel 5 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan).
16. Buatlah definisi anda sendiri tentang kesuksesan (lihat artikel Apa Arti Sukses Menurut Anda).
17. Jauhkan diri anda dari rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan.
18. Ada istilah dalam bahasa Inggris : 4 R – Reduce, Reuse, Recycle, Recover.
19. Ikuti aturan emas : perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan.
20. Berolah raga secara teratur.
21. Konsumsi makanan-makanan yang sehat (anda bisa lihat juga artikel Makanan-Makanan Pembuat Awet Muda).
22. Belajarlah cara-cara melakukan pertolongan pertama.
23. Kuasai minimal 1 bahasa asing.
24. Jadilah ahli / expert untuk suatu hal.
25. Tulislah sebuah buku, atau minimal artikel.
26. Perlakukan dengan baik anak-anak maupun binatang.
27. Kenalilah sejarah dasar dan geografi – dalam hal ini Indonesia.
28. Bangunlah kecerdasan emosi anda.
29. Taruhlah kotak pertolongan pertama, baik di rumah maupun mobil anda.
30. Periksakan kesehatan badan anda secara teratur.
31. Belajarlah menerima pujian.
32. Belajarlah menerima kritikan.
33. Jadilah diri anda sendiri.
34. Jangan mengambil tindakan ketika anda emosi / marah.
35. Pilihlah pasangan hidup anda dengan hati-hati; kebahagiaan hidup anda kelak banyak berasal dari keputusan anda yang satu ini.
36. Kekhawatiran adalah hal yang membuang-buang waktu.
37. Jangan mengendarai kendaraan ketika anda sedang mabuk.
38. Jangan pernah menyerah.
39. Minumlah banyak air putih.
40. Belajarlah sesuatu hal yang baru setiap hari.
41. Teruslah merasa bersyukur atas hal-hal yang anda terima.
42. Jangan bergosip.
43. Belarlah mengenai manajemen waktu sebaik-baiknya (lihat juga artikel 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Tidak Efektif).
44. Ikuti naluri anda.
45. Akuilah terhadap orang –orang yang membantu anda.
46. Temukan mentor.
47. Bacalah buku setiap hari.
48. Antusias juga terhadap kesuksesan orang lain sebagaimana anda merasakan kesuksesan anda sendiri.
49. Jangan menunda.
50. Buatlah daftar/list hal-hal yang harus anda lakukan.
51. Banyaklah tersenyum, juga tertawa.
52. Akuilah kesalahan anda.
53. Tetaplah mendapat informasi, apakah dengan membaca koran atau melihat berita di tv (informasi dan berita yang positif lho …).
54. Meditasi. Aturlah waktu untuk menyendiri dan hening setiap hari.
55. Rapi dan teraturlah dengan hidup anda.
56. Jangan membeli barang karena barang tersebut sedang sale, padahal anda tidak terlalu membutuhkannya (lihat artikel Inilah Alasan Kenapa Anda Selalu Dililit Hutang).
57. Hargai teman-teman dan keluarga anda.
58. Pujilah orang lain jika ada kesempatan.
59. Jangan membawa diri anda terlalu serius.
60. Jika mengalami saat-saat yang sulit, ingatlah pesan “badai pasti berlalu”.
61. Jika sesuatu tidak berjalan dengan baik, ingatlah bahwa beberapa hal terlihat buruk pada saat pertama kali.
62. Ingatlah selalu bahwa kesalahan adalah batu loncatan untuk sukses. Jadi jangan takut untuk gagal.
63. Milikilah rencana.
64. Pilihlah teman-teman anda dengan bijak: 80% pengalaman hidup anda – entah itu baik atau buruk – datang dari orang-orang yang sering bersama anda.
65. Jadilah luar biasa.
66. Bertekunlah.
67. Ketahuilah kapan anda harus memotong kerugian anda (cut your losses).
68. Lakukan pekerjaan anda dengan sebaik-baiknya.
69. Ingatlah bahwa hidup bukanlah sebuah gladi.
70. Jika anda tidak mengetahui jawabannya, katakanlah demikian; kemudian anda pergi dan cari jawabannya.
71. Ingatlah bahwa satu-satunya hal konstan di dunia ini adalah perubahan.
72. Mintalah apa yang anda inginkan.
73. Buatlah nilai tambah untuk orang lain.
74. Terapkan leverage. Leverage dapat diartikan menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang tetap atau lebih sedikit.
75. Bangunlah banyak sumber penghasilan, jangan mengandalkan 1 penghasilan saja.
76. Jadilah bos untuk anda sendiri : mulailah miliki bisnis pribadi.
77. Jangan tidak menepati janji, entah itu pada orang lain maupun pada diri sendiri.
78. Ujilah keyakinan anda dan tanyalah pada diri anda sendiri apakah yang anda yakini tersebut telah berjalan dengan semestinya (Maksudnya bukan keyakinan terhadap Sang Pencipta, namun misalkan keyakinan terhadap pekerjaan anda, teman wanita/pria anda, dll.).
79. Rasakan ketakutan yang anda hadapi, namun tetap lakukan hal tersebut.
80. Jangan khawatir terhadap apa yang orang-orang pikirkan terhadap anda.
81. Dengarkanlah nasihat orang lain, namun tetap buat keputusan di tangan anda sendiri.
82. Rubahlah sesuatu yang bisa anda rubah dan terimalah sesuatu yang tidak bisa anda rubah.
83. Bangunlah kreativas anda.
84. Latihlah kemampuan anda untuk lebih banyak mendengarkan.
85. Putuskan apa yang anda inginkan.
86. Fokuslah pada hal yang anda inginkan dibanding memikirkan hal-hal yang tidak anda inginkan.
87. Mulailah segera; setiap perjalanan selalu dimulai dengan langkah pertama.
88. Bersenang-senanglah.
89. Setiap kali anda jatuh, bangkitlah kembali. Orang sukses hanya bangkit 1 kali lebih banyak dari orang gagal.
90. Kejarlah mutu/keunggulan, bukan menjadi perfectionist.
91. Belajarlah untuk hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu atau masa depan.
92. Pro aktif.
93. Pilihlah ‘perang’ anda dengan bijak.
94. Jangan berdebat soal keterbatasan anda.
95. Belajarlah melihat hal-hal luar biasa pada hal-hal yang biasa.
96. Coba dengarkan nasihat dari Eleanor Roosevelt : ”Tidak ada orang yang dapat memandang rendah anda tanpa seijin anda.”
97. Temukan pekerjaan yang anda cintai.
98. Ingatlah pepatah: ”anda menangkap lebih banyak lalat dengan madu.”
99. Miliki pengetahuan tentang keuangan.
100. Isilah hidup anda dengan cinta.
101. ….. silahkan anda lanjutkan.
sumber : http://www.akuinginsukses.com/100-pelajaran-hidup-paling-mendasar-yang-perlu-anda-ketahui/

Senin, 14 Juni 2010

MOTIVASI KEHIDUPAN


Semangat api satu lilin bisa menyalakan api semangat lilin lain
Wujudkan cita-cita,Pastikan semangat bisa sukses
Sukses tentu dibutuhkan bekerja sepenuh hati serta keteguhan usaha dalam mewujudkannya
Di saat keadaan sulit,bobot kegigihan di uji untuk bisa bertahan untuk bisa dituntun pokok visi
Tetap yakin, setiap orang pasti memiliki masa depan gemilang
Cita-cita tidak menjamin seseorang bisa sukses
Tapi orang-orang sukses pasti mempunyai cita-cita
Sentralkan kapasitas mental, untuk bisa dan berani sukses
Siapa pun boleh bersedih dengan nasib buruknya
Tapi jangan sekali kali meragukan kemampuan diri sendiri
Retaskan belenggu-belenggu kegagalan
Kukuhkan kaki di anak tangga kesuksessan dambaan anda
Pastikan target sasaran sukses
Kemudian kerja sepenuh hati,fokus,gigih,kreatif disertai positive thinking



Sabtu, 22 Mei 2010

PROGRAM HOMESCHOOLING

Program Homeschooling



Pengertian Program Homeschooling
Homeschooling merupakan program pengajaran anak yang diberikan tidak di sekolah tradisional. Kegiatan mengajar dapat dilakukan di rumah atau di suatu tempat pada komunitas tertentu. Siswa homeschooling bisa terdiri dari 1 anak, beberapa saudara bahkan beberapa anak dimana orang tua mereka setuju untuk memberikan program homeschooling ini kepada anaknya. Pengajar atau guru dari program homeschooling ini biasanya dilakukan oleh orang tua atau orang lain yang ditunjuk sebagai gurunya.

Keuntungan Dari Program Homeschooling
Program homeschooling masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Berbagai tanggapan positif dan negatif mewarnai pembicaraan hal ini. Seorang murid homeschooling di Amerika Serikat, Jessica Smith, mengatakan bahwa ia lebih menyenangi program ini karena ia dapat belajar sesuai dengan kemampuannya dan tidak harus berkompetisi dengan anak lainnya.Namun iapun berujar bahwa karena tidak bertemu dengan anak-anak lainnya, ia tidak mempunyai banyak teman.

Ibu dari Jessica juga mengatakan bahwa ia dan ayah Jessica memutuskan untuk memberikan program ini kepada anak mereka karena menginginkan agar Jessica dapat belajar sesuai dengan kemampuannya. Ia menambahkan bahwa anak yang melakukan homeschooling tidak menjadi cepat bosan dalam mempelajari sesuatu karena mereka melakukannya dengan senang hati dan perlahan-lahan. Selain itu anak homeschooling menunjukkan bahwa mereka lebih disiplin sehingga tidak menimbulkan masalah saat sekolah.

Untuk melakukan program ini, banyak dibutuhkan kesabaran serta komitmen yang besar dari orang tua yang mengajar anak-anaknya. Untuk bahan pengajaran, mereka harus bekerja keras mencari dan mempelajari materi yang akan diajarkan. Oleh karenanya, orang tua tidak mempunyai waktu untuk melakukan kegiatan mereka sendiri.

Mana yang Lebih Baik? Homeschooling atau Sekolah Tradisional?
Hingga saat ini tidak dapat dibandingkan mana yang lebih baik antara program belajar dengan homeschooling atau sekolah tradisional. Namun dari beberapa cerita sukses di Amerika Serikat, anak yang melakukan homeschooling ini mengikuti ujian dari pemerintah, hasil yang didapatkan cukup mengejutkan. Beberapa anak mendapatkan nilai dibawah rata-rata dan beberapa anak lainnya malah diatas rata-rata. Tetapi bukan berarti bahwa anak yang mengikuti homeschooling dan meraih kecerdasan lebih dari anak-anak lainnya menunjukkan bahwa sekolah tradisional tidak melakukan program mengajar dengan baik.

Riset yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat membuktikan bahwa anak-anak yang melakukan homeschooling menunjukkan bahwa mereka dapat lebih bersosial dengan orang lain daripada anak yang bersekolah di sekolah tradisional. Mereka banyak melakukan aktifitas sosial dengan berbagai cara seperti: mengadakan kelompok murid-murid homeschooling, mengikuti klub-klub, kegiatan rekreasi serta acara keagamaan.

Tepatkah Program Homeschooling untuk Anak Kami?
Apabila Anda menanyakan apakah program homeschooling merupakan langkah yang tepat untuk anak Anda, jawabannya akan sangat sulit. Tidak ada jaminan bahwa program ini adalah langkah yang tepat untuk setiap keluarga. Keuntungan dari homeschooling apabila ditangani secara bertanggung jawab dan dengan intelektual oleh orang tua yang mengajar atau guru lainnya maka kemungkinan dapat berhasil untuk dilakukan pada si anak. Tanggung jawab orang tua adalah tidak menolak sekolah tradisional atau sejenisnya namun memilih cara pengajaran apa yang lebih sesuai dengan anak tersebut dan keluarganya.

Sumber : www.duniabelajar.com/guru-artikel-lihat.php?id=10...14

PROGRAM AKSELERASI

Program Akselerasi

Abstrak:

Tujuan program akselerasi adalah memaksimalkan potensi peserta didik agar terlayani dengan baik dan tidak mengalami “underachievement.” Layanan pendidikan bagi peserta didik berbakat akademik harus diwarnai dengan kecepatan dan kompleksitas yang cocok dengan kemampuannya daripada peserta didik biasa.

Ciri-ciri keberbakatan, meliputi:

(1). kemampuan di atas rata-rata,

(2). kreativitas,

(3). pengikatan diri pada tugas.

Terdapat tiga model praktik penyelenggaraan program akselerasi yang dikenalkan oleh Depdiknas, yakni:

(1). model kelas reguler dengan cluster dan atau pull out,

(2). model kelas khusus, dan

(3). model sekolah khusus.

Standar kualifikasi yang diharapkan, yaitu:

(a). perilaku kognitif,

(b). perilaku kreatif,

(c). perilaku keterikatan pada tugas,

(d). perilaku kecerdasan emosi, dan

(e). perilaku kecerdasan spiritual.

Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendidikan khusus kepada peserta didik berbakat akademik dan berkecerdasan luar biasa dibutuhkan oleh masyarakat dengan beberapa peningkatan layanan agar dapat berlangsung secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan peserta didik yang memang “unggul”dan merupakan aset harapan masa depan bangsa.

Kata Kunci: keberbakatan akademik, program akselerasi, efektivitas program.

Pendahuluan

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Melalui pendidikan yang berkualitas diharapkan tujuan nasional “mencerdaskan kehidupan bangsa” dalam hakikatnya untuk mencapai suatu tatanan peradaban negara dan bangsa yang modern dapat terwujud (Soedijarto, 2003). Oleh karena itu, pembangunan sektor pendidikan merupakan proyek yang tidak akan pernah usai, disebabkan oleh dinamika tuntutan peradaban umat manusia yang senantiasa berubah sepanjang zaman.

Amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Bab IV bagian kesatu Pasal 5 ayat 4 berbunyi: “warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus.”

Selanjutnya, pada Bab V Pasal 12 ayat 1 menegaskan bahwa, “setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak: huruf (b) mendapatkan layanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya; huruf (f) menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan. Salah satu realisasi pendidikan, sebagai amanat konstitusi adalah layanan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. Program percepatan belajar (PPB) atau akselerasi sebagai salah satu pilihan program layanan khusus pendidikan nasional. Program akselerasi memberikan kesempatan bagi para siswa dalam percepatan waktu belajar dari enam tahun menjadi lima tahun pada jenjang SD dan tiga tahun menjadi dua tahun pada jenjang SMP dan SMA. Tujuan umum program ini adalah memberikan layanan kebutuhan peserta didik yang memiliki karakteristik khusus pada segi potensi intelektual dan bakat istimewa agar terlayani sesuai bakat, minat, dan kemampuannya.

Program akselerasi memiliki muatan positif pada pendidikan secara umum. Karena menawarkan suatu diferensiasi model pendidikan dengan menempatkan anak didik sesuai kemampuannya. Tujuan operasional program akselerasi adalah memaksimalkan potensi anak didik yang “potensial” agar terlayani dengan baik dan tidak mengalami “underachievement.”

Kehadiran program akselerasi dilatarbelakangi oleh realitas hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh Balitbang, Depdiknas. Diperoleh temuan bahwa pada 20 SMA unggulan di Indonesia terdapat 21,75% siswa dengan kecerdasan umum prestasinya di bawah rerata sedangkan para siswa yang tergolong berkemampuan dan berkecerdasan luar biasa sebesar 9,7% (Depdiknas:2001).

Pada hasil temuan sebelumnya telah diungkapkan, bahwa masih tinggi siswa yang dikategorikan berbakat istimewa mengalami “underachiever” pada SD dan SMP sebesar 2 - 5% dan SMA sebesar 8% (Depdikbud: 1997).

Kemudian hasil risetriset independen (Yaumil Achir: 1990) pada SMA di DKI Jakarta ditemukan 39% siswa mengalami underachiever. Selanjutnya, Yusuf dan Widyastono (1997) melakukan penelitian serupa dan menemukan masih terdapat 13,5% sampai 20% siswa SMP mengalami underachiever.

Berangkat dari keadaan tersebut maka pemerintah pada tahun 2000 ketika Mendiknas dipimpin oleh Yahya Muhaimin meluncurkan Program Percepatan Belajar (PPB) atau lebih dikenal dengan sebutan program akselerasi pada SD, SMP, dan SMA. Program akselerasi kini telah berjalan beberapa tahun pada sekolah yang menyelenggarakannya dan telah tersedia beberapa penelitian dalam berbagai jenis untuk diungkapkan.

Kajian Teori dan Pembahasan

Pengertian dan Karakteristik Program Akselerasi

Program percepatan belajar atau akselerasi, merupakan bagian kebijakan pendidikan jalur formal pada program layanan khusus peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan keberbakatan akademik istimewa. Program akselerasi memberikan kesempatan bagi peserta didik dalam percepatan waktu belajar dari enam tahun menjadi lima tahun pada jenjang SD dan tiga tahun menjadi dua tahun pada jenjang SMP dan SMA. Program akselerasi dilaksanakan sebagai wujud layanan pendidikan kepada para siswa yang memiliki keunggulan-keunggulan komparatif agar dapat berkembang secara maksimal. Colangelo yang dikutip Hawadi (2004) menyebutkan bahwa istilah akselerasi merujuk pada layanan yang disajikan (service delivery) dan kurikulum yang disampaikan (curriculum delivery). Sebagai layanan, akselerasi pada setiap

tahap pendidikan berarti loncatan kelas/tingkat yang lebih tinggi dari masa studi normal. Dan sebagai kurikulum, akselerasi berarti mempercepat bahan ajar dari yang biasa disampaikan kepada kelas regular sehingga peserta didik (akseleran) akan menguasai banyak pengalaman belajar dalam waktu yang sedikit. Adapun keuntungan yang diperoleh para akseleran melalui program ini adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas belajar, memberikan penghargaan atas kemampuannya yang tinggi, menghemat waktu dan biaya, mempercepat untuk berkarir di dunia kerja, dan mereduksi underachievement.

Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa Ditjen Manajemen Dikdasmen, Depdiknas menggulirkan program layanan khusus yaitu program percepatan belajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Tujuan diselenggarakannya program adalah memberikan layanan pendidikan kepada siswa yang memiliki kemampuan dan kecerdasan luar biasa secara optimal. Adapun tujuan khususnya adalah: (a) Memberikan penghargaan kepada peserta didik untuk dapat menyelesaikan program pendidikan secara lebih cepat sesuai potensinya, (b) Meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran peserta didik, (c) Mencegah rasa bosan terhadap iklim kelas yang kurang mendukung berkembangnya potensi keunggulan peserta didik secara optimal, dan (d) Memacu mutu siswa untuk peningkatan kecerdasan spiritual, intelektual dan emosional secara seimbang.

Implementasi Program Akselerasi di sekolah

Terdapat tiga model praktik penyelenggaraan program percepatan belajar yang dikenalkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa Ditjen Manajemen Dikdasmen, Depdiknas (2003), yaitu:

(1). model kelas reguler dengan cluster dan atau pull out,

(2). model kelas khusus, dan

(3). model sekolah khusus.

Pada sekolah-sekolah di Indonesia yang telah diberikan izin membuka layanan program akselerasi, pada umumnya lebih banyak menggunakan model kelas khusus yakni pengelompokkan akseleran pada kelas tersendiri yang terpisah dengan kelas regular. Mekanisme penyelenggaraan bagi sekolah yang telah diberikan izin adalah dimulai dengan rekrutmen siswa berdasarkan kriteria-kriteria informasi objektif maupun subjektif. Informasi objektif diperoleh melalui hasil nilai rapor dan ujian nasional pada pendidikan sebelumnya, tes potensi akademik, dan tes psikologi. Sedangkan informasi subjektif bersumber pada keinginan peserta didik, nominasi dari teman sebaya, orang tua, dan guru. Kurikulum akselerasi adalah kurikulum nasional dan lokal yang dimodifikasi dengan penekanan pada materi esensial. Kurikulum akselerasi berdiferensiasi dengan memperhatikan empat dimensi yaitu dimensi umum, dimensi diferensiasi, dimensi nonakademis, dan dimensi suasana belajar.Struktur program sama dengan kelas reguler. Perbedaan terletak pada waktu penyelesaian yang lebih cepat.

Guru akselerasi adalah guru yang terbaik berdasarkan kriteria tertentu seperti pengalaman mengajar, prestasi, tingkat pendidikan yang dipersyaratkan,dan telah dipersiapkan untuk mengajar siswa akselerasi. Adapun tipologi guru berdasarkan buku pedoman (Depdiknas: 2003) adalah guru yang berkarakter sebagai berikut, yaitu:

(1). adil dan tidak memihak,

(2). sikap koperatif demokratis,

(3). fleksibel,

(4). memiliki rasa humor,

(5). menerapkan penghargaan dan pujian,

(6). minat yang luas,

(7). memberi perhatian pada masalah siswa, dan

(8). penampilan dan sikap menarik.

Sarana dan prasaran belajar program akselerasi dirancang untuk mampu memenuhi kebutuhan siswa berbakat akademik tinggi dalam kerangka mengembangkan potensinya.

Sarana dan prasarana tersebut meliputi sarana fisik bangunan beserta instrumennya maupun sarana dan sumber belajar yang berbasis teknologi tinggi (multimedia). Proses pembelajaran siswa akselerasi sama dengan siswa regular. Jika peserta didik akselerasi dikumpulkan dalam satu kelas tersendiri maka guru dan siswa dapat menerapkan berbagai strategi belajar. Ciri dominan proses belajar yang khas pada siswa akselerasi adalah pembelajaran individual atau mandiri lebih kontras dilaksanakan daripada siswa regular. Komponen belajar yang juga penting adalah sistem evaluasi. Pada dasarnya sistem evaluasi program akselerasi sama dengan program regular yang terdiri atas ulangan harian, ulangan tengah semester (blok), ulangan semester dan Ujian Nasional/Sekolah. Perbedaan terletak pada tes-tes pilihan materi-materi yang bereskalasi sehingga butir-butir soal mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dan cakupan yang lebih luas.

Guna menjaga keseimbangan antara intelektual, mental, dan kepribadian serta masalah yang timbul pada tiap-tiap akseleran, sekolah penyelenggara memberikan layanan bimbingan dan penyuluhan yang meliputi bidang akademis, kepribadian, dan bimbingan karir.

Standar kualifikasi (output) yang diharapkan dapat dihasilkan melalui PPB atau akselerasi (Depdiknas, 2003) adalah siswa yang memiliki kemampuan-kemampuan unggul, yaitu:

(a). kualifikasi perilaku kognitif: daya tangkap cepat,

mudah dan cepat memecahkan masalah, dan kritis;

(b). kualifikasi perilaku kreatif: rasa ingin tahu, imaginatif, tertantang, berani ambil resiko;

(c). kualifikasi perilaku keterikatan pada tugas: tekun, bertanggungjawab, disiplin, kerja keras,

keteguhan, dan daya juang;

(d). kualifikasi perilaku kecerdasan emosi: pemahaman diri sendiri, pemahaman terhadap

orang lain, pengendalian diri, penyesuaian diri, harkat diri, dan berbudi pekerti luhur; dan

(e). kualifikasi perilaku kecerdasan spiritual: pemahaman apa yang harus dilakukan siswa untuk

mencapai kebahagiaan bagi diri dan orang lain.

Sumber: www.depdiknas.go.id/publikasi/balitbang/074/j74_07.pdf

TOUR CLASS A MATEMATIC IN MALANG

TOUR IN MALANG


TUJUAN :
1. KEBUN APEL
2. SELEKTA
3. SATU TEMPAT UTK BELANJA/OLEH - OLEH

BIAYA PER MAHASISWA : 160.000
SUDAH TERMASUK :
- BUS PARIWISATA ( AC,VCD,MUSIC,KARAOKE)
- TRANSIT ROOM
- MAKAN 3X : PRASMANAN
- MASUK OBYEK WISATA

BISA HUBUNGI:
1. JOKO RIANTO
2. DWI SETYANTO
3. NINDY ELSERAWATI
4. RIYAD HUDAN
5. ABDUL FIRMAN
6.ARI FEBRIANTO
NB : MINIMAL 50 PESERTA & MAKSIMAL 59 PESERTA
KEGIATAN DILKSANAKAN SETELAH UJIAN SEMESTER IV
UNTUK TGLL BERANGKAT MASIH DALAM PROSES

RINCIAN :
SEWA BUS PARIWISATA : 3.700.000
MAKAN : 1 KALI MAKAN, 15000
3 KALI MAKAN, 3 X 15000 = @ 45000
JML DANA MAKAN 50 ORANG = 50 X 45.000 = 2.250.000
MASUK WISATA :
1. WISATA KEBUN APEL @ 20.000
50 ORANG : 50 X 20.000 = 1.000.000
2. SELEKTA : @ 15.000
50 ORANG : 50 X 15.000 = 750.000
TIPS SOPIR & KRU BUS : 200.000
TOTAL SEMUA BIAYA : 7.900.000
DI BAGI 50 ORANG : 158.000
DI BULATKAN : 160.000
KETENTUAN : SISA PEMBAYARN SATU MAHSISWA 2.000, YAITU
2.000 X 50 ORANG = 100.000
UNTUK KEPENTINGAN P3K DLL.
JADI SETIAP MAHASISWA MEMBAYAR : Rp 160.000,00